Puji syukur kepada Tuhan, telah memimpin pelayanan dan perjalanan Rev. Tadashi selaku CEO PPA Asia Timur dan Barat dengan tim pelayanan regionalnya (RMT: Hans, Jason, David, dan Tony) mulai dari 12 s/d 23 Maret yang lalu ke PPA yang ada di beberapa negara Indocina: Vietnam, Kamboja, dan Laos.
Khususnya bagi Rev. Tadashi, yang sehari sebelum ia seharusnya meninggalkan Tokyo menuju Hanoi, Vietnam, pelayanan ini adalah pengorbanan dirinya meninggalkan istrinya di Tokyo, Jepang yang sedang porak poranda diterjang gempa bumi dan tsunami.
Puji Tuhan, baik keluarga Tadashi, maupun kantor, staf dan partner PPA di Jepang dalam keadaan baik dan selamat.
Tujuan perjalanan kami ke Indocina adalah, pertama mengenal staf, pengurus, dan kegiatan pelayanan PPA di masing-masing negara, serta tantangan, kesulitan, dan peluang yang ada yang bisa dikembangkan. Kedua, sebagai tim yang baru terbentuk, perjalanan bersama ini sangat menolong kami mengenal kepelbagaian di antara kami yang membuat kami bisa saling mengerti, menerima, dan bekerja sama.
Satu kesimpulan sementara yang kami buat selama pelayanan tersebut adalah PPA-PPA di Indocina memiliki prospek yang baik untuk mengembangkan pelayanan karena ladang sudah menguning, telah siap dituai. Rev. Koh Gim Lam (mantan sekretaris regional PPA Asia Timur dan Barat) telah merintis pelayanan di Indocina selama belasan tahun, beliau telah menjadi penabur yang setia dan gigih. Namun, penuai-penuainya masih perlu dicari, dilatih, dan diutus agar menjadi berkat bagi gereja dan orang Kristen di sana. Untuk itu, setiap anggota tim merasakan perlu secara khusus meluangkan waktu untuk hadir dengan waktu lebih panjang dan lebih terstruktur untuk merekrut, melatih, mengutus para penuai di sana.
Doakanlah pengembangan pelayanan PPA di masing-masing negara, khususnya dalam ber-partner dengan berbagai gereja dan lembaga pelayanan lain.
Secara khusus, doakan relasi companionship PPA Indonesia dengan PPA Laos. Pertemuan dengan pemimpin dan staf PPA di sana sungguh sangat berharga. Kami sepakat untuk mulai saling mendoakan. Salah satu kemungkinan yang sedang dijajagi adalah mengadakan PPA Indonesia bisa mengadakan pelatihan-pelatihan BGA untuk para staf dan pekerja gereja di sana, dan juga kemungkinan pelatihan penulisan Santapan Harian bagi para staf dalam rangka mereka mengembangkan bahan renungan mereka sendiri.
Doakan juga, pelaksanaan pertemuan tahunan PPA wilayah Asia Timur dan Barat yang berlangsung tgl. 4 – 13 April ini. Delegasi PPA Indonesia adalahVivi Handoyo (ketua pengurus YPPA, Felicia Tika (anggota pengurus), dan Hans Wuysang.






